sepadan – Pondok Modern Daarurrahmah Sepadan telah membuka Program Akademik Semester Genap Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) Tahun Ajaran 1441-1442/2020-2021.
Pembukaan dilakukan dengan menyelenggarakan upacara cermonial di halaman Gedung Alimsyah, Senin (18/01/2021) pada puku 07.45 Wib. dihadiri Bapak Pimpinan, Direktur KMI, Dewan guru dan seluruh santri Pondok Modern Daarurrahmah Sepadan.
Setelah mengakhiri masa libur semester seluruh santri kelas I – VI kembali memasuki pondok pesantren pada hari sabtu (16/01/2021) lalu.
Upacara diawali dengan sambutan Bapak Pimpinan, Ust.H.M.Rasyid Bancin, S.Sos, Dalam sambutannya Ustad Rasyid menegaskan tentang pentingnya seluruh komponen untuk bersinergi dalam mewujudkan kerjasama dalam memajukan serta mengembangkan usaha pondok.
“Seluruh guru, santri dan segenap warga pesantren harus menumbuhkan rasa kepedulian terhadap pesantren ini, terutama dalam hal usaha pemberdayaan pesantren, kita tidak boleh lalai dan terlalu banyak membuang-buang waktu pada hal yang tidak bermanfaat, semangat juang harus terus melekat pada diri kita” tegas Ustad Rasyid.

Dalam kesempatan lain, Bapak Direktur KMI, Ust. Hamdani, M.Pd. juga menyampaikan sambutan tentang Tajdidun Niyyah dan menekankan untuk lebih bersemangat dan giat dalam menuntut ilmu.
“Salah satu tujuan utama santri masuk ke dalam pesantren adalah belajar, di Pesantren ini tidak ada tempat dan tidak ada waktu untuk bermalas-malasan, kita akan semakin tertinggal jika terus terjebak pada rasa malas, giat dalam belajar dan memiliki semangat juang yang kokoh dalam menimba ilmu, itulah ciri khas santri” Ujar Ustad Hamdani.
Ustad Hamdanil menambahkan, “semester ganjil sudah berakhir, seluruh santri sudah menerima nilai hasil ujiannya, kedepannya harus ada peningkatan, salah satu kerugian manusia adalah tidak ada perubahan menjadi lebih baik pada hari-hari yang dilalui, terutama bagi santri kelas intensif, harus lebih giat dan tunjukkan semangat belajar sehingga membanggakan orangtua dan guru” tambah Ustad Hamdani.
Upacara diakhiri dengan pembacaan doa, usai acara ditutup seluruh santri dikelompokkan untuk absensi pendataan dan pembacaan Tengko KMI “Standar Operating Procedure Pondok” ditujukan untuk menguatkan jiwa kedisiplinan dan keteraturan aktifitas santri di Pondok Pesantren
Selanjutnya, seluruh santri didampingi guru kelas, melakukan pembersihan dan penertiban ruang belajar.
@humas_KMI




